PSBB, Ini Kondisi Transportasi Umum Jakarta

Jakarta, Beritasatu.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta sebagai dampak pandemi Virus Corona (Covid-19) berdampak terhadap transportasi umum di Ibu Kota. PSBB yang diberlakukan sejak 10 April 2020 sangat berpengaruh terhadap penggunaan transportasi umum di Ibu Kota Jakarta baik MRT & LRT Jakarta, KRL, dan bus Transjakarta.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan pihaknya menghargai penumpang MRT Jakarta yang sudah menaati aturan terkait pemberlakuan PSBB.

"Semua penumpang kami taat aturan terkait PSBB: physical distancing, max 60 orang per kereta, wajib pakai masker," ujar Kamaluddin, Minggu (12/4/2020) sore ketika dikonfirmasi Beritasatu.com.

Ia menyebutkan satu kereta MRT Jakarta maksimal hanya 60 orang. Karena satu rangkaian terdiri dari 6 kereta, maka total penumpang per rangkaian menjadi 360 orang.

"Rata-rata dibawah 2000 orang penumpang per harinya atau turun hampir 90% dibandingkan hari biasa (sebelum berlakunya PSBB)," tambah Kamaluddin.

GM Corporate Secretary LRT Jakarta, Arnold Kindangen mengatakan tren pada bulan April di hari libur jumlahnya bisa turun separuhnya dari kondisi di hari kerja.

"Respon masyarakat terlihat positif menjalankan PSBB dari kondisi yg terlihat di LRT Jakarta dgn penurunan bisa lebih dari 90% dibandingkan rata-rata tren di bulan Maret 2020," kata Arnold.

"Bahkan penurunan jumlah penumpang di 10 April signifikan turun lebih dari 40% dibandingkan 9 April," tambahnya.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Nadia Diposanjoyo mengatakan sudah 90 persen penumpang Transjakarta sudah mengikuti aturan menggunakan masker.

"Bus besar gandeng max 60 orang bus sedang max 30 orang dengan pembatasan jarak diberlakukan. Kami juga memberlakukan layanan khusus untuk petugas kesehatan - beroperasi mulai jam 19.30 hingga 23.30 dengan membuka hanya 99 halte dan menunjukkan kartu identitas. Layanan ini tidak berlaku bagi pelanggan biasa," kata Nadia.

Manager External Relations PT KCI, Adli Hakim mengatakan terkait kedisiplinan penumpang mematuhi aturan PSBB dengan menjaga jarak maupun penggunaan masker bukan menjadi kewenangannya untuk menilai.

"Jumlah penumpang kami 60 penumpang per kereta atau gerbong. Volume pengguna pada 10 April kami melayani 82.303 pengguna, pada 11 April kami melayani 110.199 penumpang, dan untuk 12 April hingga pukul 12:00 WIB kami telah melayani 46.990 penumpang," kata Adli Hakim.

"Tiap perjalanan kereta yang melintasi atau berakhir di Jakarta, maka dijadwalkan masuk wilayah DKI Jakarta mulai pukul 06.00 WIB atau beberapa menit setelahnya; atau meninggalkan wilayah DKI Jakarta sebelum pukul 18.00 WIB. Biasanya pada hari libur atau akhir pekan sejak tanggap darurat corona, melayani sekitar 100 ribu pengguna," tandasnya.

Sumber : https://www.beritasatu.com/megapolitan/619749-psbb-ini-kondisi-transportasi-umum-jakarta

Berita Terkait
Sterilisasi Kereta LRT dengan Sinar UV di Masa Pandemi
Sterilisasi Kereta LRT dengan Sinar UV di Masa Pandemi. PT LRT Jakarta menerapkan penggunaan sinar U....
Sterilisasi kereta LRT Jakarta gunakan sinar ultraviolet
ANTARA - Moda Transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta menggunakan pancaran sinar ultraviolet ....
Mulai Besok Waktu Kedatangan LRT Jakarta Jadi Tiap 1 Jam
Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menguangkapkan akan ada....
612 View

Situs Resmi PT LRT Jakarta

Anggota Grup JAKPRO
#LRTJ #LRTJakarta

www.lrtjakarta.co.id
www.jakarta-propertindo.com


Newsletter Subscribe