#Newsflash
Masyarakat dapat menikmati fasilitas transportasi publik baru dalam program Uji Publik LRT Jakarta, Gratis - Uji Publik LRT Jakarta Non Regist - Cukup tunjukan identitas diri di loket stasiun LRT Jakarta

LRT Jakarta, Pelengkap Itegrasi Moda Transportasi Jakarta

Hello TemenAip ! Apa Kabar ? Kalau jalan-jalan ke luar negeri suka kepengen deh Jakarta punya sistem transportasi lengkap yang terintegrasi. Jadi kemana-mana gampang dan cepat. Kalau di Jakarta sering terkendala macet.

kemacetan Jakarta


Transportasi di Jakarta menjadi salah satu masalah sehari-hari. Bayangkan pergerakan jutaan manusia setiap harinya di wilayah Jabodetabek. Kalau semuanya menggunakan kendaraan pribadi , ya macetlah. Dan kemacetan Jakarta itu sudah merugikan puluhan trilyun lho. Mungkin sehari-hari tidak terasa, tapi kalau dihitung biaya yang dikeluarkan akibat macet maka jumlahnya akan fantastis. Belum kerugian waktu dan perasaan. Tak ternilai harganya.

Permasalahan transportasi juga bukan hanya soal pengguna kendaraan pribadi , tapi volume penggunanya yang masif. Bayangkan jutaan penumpang lalu lalang di Kota Jakarta setiap harinya.

Untungnya Jakarta sekarang terus berbenah, membangun sistem transportasi mendukung pergerakan penduduk supaya bisa lebih mudah , lancar dan cepat. Sistem Transportasi secara meyakinkan sudah mulai memanusiakan para penggunanya untuk naik kendaraan umu. Sekarang sudah ada jaringan Commuter Line , Trans Jakarta, Jaklinggo, belum armada kendaraan online. Akses ke Bandara lebih mudah dengan JA Connection juga Kereta Bandara. Pilihan bisnya pun makin beragam. Seperti yang saya rasakan waktu naik Bis premium Jakarta Bekasi. Semakin banyak alternatif moda transportasi di Jabodetabek. Yang terbaru ada MRT Jakata yang mempercepat waktu tempuh perjalanan dari Bundaran HI – Lebak Bulus, yang bisa ditempuh kurang lebih dalam waktu 35 menitan saja. Dan yang terbaru ada LRT Jakarta yang akan jadi pelengkap integrasi moda transportasi Jakarta di masa yang akan datang.

Nah , Ariefpokto.com mendapat undangan untuk mengenal LRT Jakarta lebih dekat. Bersama blogger lain saya berjumpa dengan Direktur Administrasi dan Keuangan LRT Jakarta , Bapak Solihin Djaelani. Lalu ada Bapak Aditia Kusuma Negara selaku GM Operasional dan Pelayanan PT LRT Jakarta dan Bapak Shadiq Helmi dari TransJakarta yang berbagi informasi soal LRT Jakarta dan proses Integrasinya dengan moda transportasi lain.

Mari kita mengenal LRT Jakarta lebih dekat dengan membaca info berikut ini

LRT Jakarta

LRT adalah kependekan dari Light Rail Transit. Moda transportasi massa yang beroperasi di permukaan jalan melalui jalur khusus.

LRT Jakarta

LRT itu unik karena tiap rangkaiannya terdiri dari dua kereta. Kapasitas tiap rangkaiannya adalah 270 orang setiap sekali jalan. Ada ruang khusus disabilitas dan tempat duduk prioritas. Disediakan untukpenumpang prioritas seperti wanita hamil, lanjut usia, disabilitas, dan ibu yang membawa bayi. Perhatikan aja stikernya, kursinya berwarna beda. Jadi persilakan penumpang prioritas buat duduk di Kursi prioritas ya. Nggak boleh egois.

Kereta LRT Jakarta diproduksi dan didatangkan dari Hyundai Rotem, Korea Selatan. Sudah ada 16 Unit kereta yang dimiliki LRT Jakarta. Bentuknya keren deh, dan tampaknya didesain supaya berjalan seaerodinamis mungkin. Warnanya merah putih yang Indonesia banget. Dimensi LRT Jakarta adalah 15m X 2,65 m x 3,68 m

LRT beratnya lebih ringan dibandingkan dengan kereta biasa. Itulah kenapa bisa berjalan dengan lincahsehingga mampu melewati tikungan dengan mudah. LRT jakarta bisa mencapai kecepatan 90 KM perjam !

LRT Ada Berapa Macam?

Jadi ada dua jenis LRT , yaitu :

LRT Jakarta ( saat ini tersedia jalur Pegangsaan Dua – Velodrome) yang berlokasi di DKI Jakarta , nantinya akan diteruskan sampai Tanah Abang. LRT Jakarta dioperasikan oleh PT LRT Jakarta yang merupakan anak perusahaan Jakpro yang sahamnya dimiliki oleh Pemprov DKI.

LRT Jabodebek yang akan dioperasikan PT KAI, keretanya dibuat PT INKA. LRT Jabodebek menghubungkan DKI Jakartan dan wilayah Bekasi dan CIbubur ,nantinya akan melayani rute Harjamukti-Cawang , Jatimulya – Cawang, Dukuh Atas – Cawang dengan jalur sepanjang 44,3 KM

Untuk LRT Jakarta, pada hari biasa ditargetkan ada 245 perjalanan dan 282 perjalanan pada akhir pekan, dengan target harian jumlah penumpang sampai dengan 14225 orang.

Saat ini sudah ada 5,8 KM jalur LRT Jakarta yang sudah siap beroperasi. Ada 6 stasiun yaitu Stasiun Pegangsaan Dua, Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equis Perjalanan dari Stasiun Boulevard Utara di depan Mall Kelapa Gading menuju Velodrome Rawamangun hanya ditempuh selama 12 menit saja. Bandingkan dengan memakai mobil pribadi di jalan raya yang pstinya kan lebih lama karena terkendala kemacetan.

Display petunjuk stasiun di dalam LRT Jakarta

Pembangunan MRT sendiri cukup cepat karena baru dimulai di awal 2017 dan pada Agustus 2018 sudah bisa dipakai pada penyelenggaraan Asian Games 2018 yang lalu. Pembangunan LRT sendiri bukan hanya soal jalur dan stasiunnya. Tapi juga membangun Depo , kantor dan sistem yang menunjang operasional LRT. Oleh karena itu prosesnya cukup panjang. Tapi secara keseluruhan sebenarnya berjalan cukup cepat. Depo LRT Jakarta dibangun di wilayah seluas 13 hektar yang lahannya dimiliki oleh Jakpro. Di atasnya dibangun juga kantor PT. LRT Jakarta , juga aneka macam fasilitas penunjang opersional seperti gudang penyimpanan LRT yang bisa menampung sampai dengan 190 buah kereta dan banyak lagi.

LRT jakarta di Depo Pegangsaan Dua

Beda LRT dan MRT

Walaupun sama-sama jadi moda transportasi kebanggaan Jakarta , LRT dan MRT itu beda lho. Mau tau perbedaannya ?

  1. Beda Keretanya , Kereta LRT lebih ringan dan hanya dua rangkaian sekali jalan, sementara MRT sekali jalan bisa membawa rangkaian kereta lebih banyak. Kereta LRT Jakarta buatan Korea , Kereta MRT buatan Jepang. Oh ya, nanti Kereta LRT Jabodebek buatan PT Inka lho…
  2. Beda Rute , Rute keduanya berbeda supaya tidak tumpang tindih, kalau sudah terintegrasi keduanya akan melengkapi moda transportasi se-Jabodebek
  3. Beda Operator , LRT dioperasikan oleh PT LRT Jakarta anak perusahaan Jakpro milik Pemprov Jakarta , sementara MRT oleh PT MRT Jakarta
  4. Beda Jalur , Kalau LRT Jalurnya ada di atas permukaan tanah , sementara MRT bisa di atas permukaan tanah dan bawah tanah

Fasilitas Stasiun LRT Jakarta

Untuk membuat para penumpangnya nyaman, Stasiun LRT Jakarta dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik seperti Ruang Ibadah, yaitu Musholla, Ruang Menyusui, Toilet Umum, Pos Kesehatan, Passenger Information Display, Elevator / Lift, Eskalator, Pengawasan CCTV 24 jam untuk keamanan penumpang. Jadi kalau naik LRT Jakarta dijamin aman, nyaman dan lancar. Tinggal kita aja para penumpang yang harus bisa tertib dalam menggunakan LRT.

Fasilitas Penyandang Disabilitas

Teman-teman disabilitas sangat dihargai di LRT, oleh karena itu disediakan fasilitas yang membantu mereka seperti Guiding Block , Toilet Khusus Disabilitas dan Elevator untuk penumpang prioritas yang bisa digunakan.

Platform Screen Door

LRT Jakarta memiliki Platform Screen Door yaitu pintu pembatas antara peron dan kereta untuk melindungi dan mencegah penumpang jatuh ke rel kereta. Karena ada bagian rel kereta yang memiliki aliran listrik. Jadi harus berhati-hati jangan sampai terjatuh atau dengan sengaja turun di rel LRT Jakarta ya guys !

Platform Screen Door

Berapa Tarif LRT Jakarta ?

Tarif LRT Jakarta jurusan Stasiun Pegangsaan Dua sampai dengan Velodrome seharga Rp.5.000 dan berlaku flat, alias mau naik dan turun dimana saja harganya sama. Pembayaran bisa dilakukan dengan cara membeli tiket single trip. Yang menarik, LRT Jakarta punya seasonal trip , alias tiket musiman yang bisa dipakai lebih lama. Selain tiket LRT Jakarta, Kartu yang bisa kita pakai untuk naik TransJakarta dan MRT juga bisa dipakai kok. Seperti Flazz, E-Money, Tapcash dll. Jadi mudah kan gak repot.

 Sistem Tap In Masuk dalam LRT Jakarta

Pengalaman Naik LRT Jakarta

Selfie dalam LRT Jakarta

Pengalaman naik LRT Jakarta sangatlah menarik. Kami naik dari Stasiun Boulevard Utara yang berada persis di depan Mall Kelapa Gading. Kami harus naik tangga terlebih dahulu untuk naik ke stasiun. Escalatornya belum beroperasi. Kalau sudah beroperasi pasti akan lebih mudah. Lalu melihat suasana stasiun yang kinclong. Ada Vending Machine penjual Tiket LRT Jakarta , dan ada mesin Tap untuk masuk. Yang saya suka stasiun ini terang dan tidak gelap suasananya. Jadi tidak seram.

Para petugas LRT Jakarta menyambut kami dengan Ramah , senyum manis terpancar sambil mengucap salam selamat datang. Oh iya , dari Depo sampai di stasiun ini saya perhatikan pegawai PT LRT Jakarta semuanya masih muda deh. Termasuk Pak GM Operasional Pak Adit. Semoga dengan karyawan yang muda dan berkualitas unggul , pelaksanaan LRT Jakarta akan berjalan lancar ya.

Tak lama menunggu , LRT Jakarta datang. Kami yang mengantri , menunggu platform Safety Door terbuka, lalu Kami masuk ke dalam LRT yang terdiri dari dua rangkaian kereta. Beda dengan MRT yang saya pernah coba. Secara dimensi perasaan lebih kecil. Hehe. Di dalam LRT Jakarta suhunya adem sekali. AC nya berfungsi dengan baik. Saya mencoba duduk, kursinya hampir mirip dengan MRT. Pegangan tangan untuk penumpang berdiri juga cukup banyak. Yang saya suka, warna merah. Terlihat beda.

LRT Jakarta pun berjalan mulus menuju stasiun berikutnya. Pemandangan sekitar Kelapa Gading menjadi latar belakang perjalanan ini. LRT ternyata berjalan dengan lincah sekali, terutama saat ada tikungan. Tidak terasa goncangan yang berarti. Tarikan ketika mulai maju dan berhenti juga masih terasa wajar. Walaupun begitu Kita tetap harus berhati-hati dan berlaku sewajarnya di dalam LRT. Oh ya, tidak boleh makan, minum dan merokok di dalam LRT Jakarta.

Satu persatu stasiun terlewati , tanpa terasa sudah terlihat Velodrome Jakarta yang menajadi venue Asian Games 2018 lalu. LRT pun berhenti mempersilakan kami turun setelah Platform Safety Door terbuka. Stasiun Velodrome juga keren dengan konsep pencahayaan ruangan yang terang.

Secara keseluruhan terasa nyaman naik LRT. Dan yang paling penting cepat banget !! 12 menitan saja dari Mall Kelapa Gading ke Velodrome Rawamangun. Bandingkan kalau naik kendaraan pribadi, belum macet, belum kesal kalau terjebak kemacetan.

Integrasi LRT Jakarta dan Moda Transportasi Lainnya

Pemandangan dari Stasiun Velodrome Rawamangun

Kedepannya , LRT Jakarta akan berintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Seperti dengan Commuter Line , TransJakarta, Grab dan Gojek dan moda transportasi lainya.

Hal ini tentunya membutuhkan kerjasama dan koordinasi yang cukup rumit dengan penyelenggara transportasi lainnya. Integrasi antar moda ini adalah salah satu impian saya untuk Jakarta saat saya melihat transportasi negara lain.

Oleh karena itu dibuat fasilitas pendukung untuk melancarkan transit dari LRT Jakarta ke Trans Jakarta. Jadi pas turun stasiun bisa langsung naik ke terminal Trans Jakarta dengan mudah. Tidak usah repot harus menyeberang lagi. Hal ini dilakukan di stasiun Velodrome , para penumpang bisa memiliki banyak pilihan mau meneruskan perjalanannya.

Untuk Ojek Online memang sudah dipikirkan nantinya , karena penumpang akan bisa memilih setelah LRT nanti mau naik apa, jadi akan disediakan tempat menunggu para driver Ojek Online supaya tidak membuat macet atau menghalangi jalan.

Nantinya LRT Jakarta juga akan diintegrasikan dengan Park and Ride. Jadi penumpang bisa menyimpan kendaraanya lalu pindah ke LRT Jakarta.

Pastinya LRT Jakarta akan menjadi Pelengkap Moda Transportasi di Jabodebek. Kehadirannya akan menjadi moda transportasi Terpercaya, Moving People Connecting People. Jadi tidak hanya menggerakan penumpang saja , tapi menyambungkan penumpang ke moda transportasi lain untuk melanjutkan perjalannnya.


Yuk Naik Kendaraan Umum !

Jadi secara perlahan tapi pasti ,sistem transportasi umum untuk perjalanan di Jakarta dan wilayah sekitarnya semakin bagus. Saatnya kita beralih menggunakan kendaran umum , karena banyak keunggulannya, supaya irit , lebih cepat dan berpartispasi mengurangi kemacetan secara langsung. Untuk saat ini itu yang bisa kita lakukan. Selain itu kita juga bisa mendukung dan mendoakan proses pembangunan moda transportasi umum di Jakarta. Karena nanti kita sebagai penumpang yang akan diuntungkan dengan terintegrasinya sistem transportasi di Jabodetabek.

Sumber : http://bit.ly/2VKLVeX

Pemenang Lomba Menulis Artikel LRT Jakarta

Berita Terkait
Wajah Skybridge Penghubung Stasiun LRT Velodrome dengan Halte Pemuda Rawamangun
JAKARTA, KOMPAS.com - Jembatan penghubung atau skybridge yang menghubungkan Stasiun LRT Velodrome, R....
Uji Coba LRT Jakarta Diperpanjang, Tak Perlu Registrasi
Jakarta, Beritasatu.com - PT LRT Jakarta memperpanjang masa uji publik LRT Jakarta yang mestinya ber....
Operasional LRT Jakarta tunggu arahan Pemprov DKI
Jakarta (ANTARA) - Pengoperasionalan transportasi Light Rail Transit atau Lintas Rel Terpadu (LRT) J....
1101 View

Situs Resmi PT LRT Jakarta

Anggota Grup JAKPRO
#LRTJ #LRTJakarta

www.lrtjakarta.co.id
www.jakarta-propertindo.com


Newsletter Subscribe