#Newsflash
Fasilitas Kelas Dunia, LRT Jakarta Ditargetkan Beroperasi Tahun Depan - Sensasi Pertama Naik LRT Jakarta - Masukan Publik untuk Operasional LRT Jakarta - Dishub Ajak Stakeholder Bahas Penyelenggaraan LRT Jakarta

Company Visit Depo LRT Jakarta oleh Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Indonesia

Merupakan bagian dari rangkaian acara tahunan bertajuk the 16th Civil Engineering National Summit Universitas Indonesia (CENS UI) mengajak 50 mahasiswa terpilih melihat secara langsung implementasi dan pembangunan proyek LRT Jakarta.


Jakarta, 13 November 2018 – Pada hari ini, telah berlangsung kegiatan kunjungan perusahaan yang diinisiasi oleh rekan-rekan mahasiswa dari Fakultas Teknik Sipil Universitas Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara tahunan bertajuk the 16th Civil Engineering National Summit Universitas Indonesia (CENS UI). Kegiatan yang melibatkan pihak professional, pemerintah dan civitas academica ini bertujuan untuk memberikan alternatif solusi dalam pengembangan kota yang berketahanan di Indonesia, dengan mengusung tema “Compact City: Developing Urban Infrastructure for Resilient and Sustainable City”.

CENS UI sebelumnya mengadakan dua kompetisi utama yaitu Call for Innovation dan National Tender Competition, dimana 5 peserta lomba teratas yang terpilih akan berkesempatan untuk turut serta dalam kegiatan Company Visit Depo LRT Jakarta. Dihadiri oleh kurang lebih 50 mahasiswa dari Universitas ternama di Indonesia, termasuk Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Pertamina dan Politeknik Negeri Semarang.

Kegiatan Company Visit dibagi menjadi dua kelompok untuk masing – masing dua sesi yang berbeda. Kelompok pertama, melakukan sesi pemaparan mengenai proyek LRT Jakarta yang dibantu oleh rekan – rekan dari PT. Jakarta Propertindo. Sedangkan kelompok kedua melakukan kunjungan lapangan untuk melihat konstruksi dan pembangunan Depo LRT Jakarta secara langsung. Setelah kedua kelompok selesai, merekapun bertukar kegiatan dimana kelompok kedua melakukan sesi pemaparan dan kelompok pertama melakukan kunjungan lapangan. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan berlangsung mulai pukul 8.30 pagi sampai dengan pukul 12.30 siang.

LRT Jakarta adalah moda transportasi publik baru yang didedikasikan bagi masyarakat menuju era mobilitas ramah lingkungan. Penyediaan sarana LRT, pembangunan prasarana LRT hingga persiapan uji coba operasional LRT Jakarta fase 1 (Kelapa Gading-Velodrome) sepanjang 5,8 km, berlangsung selama 1,5 tahun. Rentang ini lebih cepat dari pengerjaan normal rata-rata 4 tahun. LRT Jakarta melakukan uji coba operasi untuk pertama kalinya pada tanggal 15 Agustus 2018 dan berlangsung selama satu bulan, yaitu sampai dengan 14 September 2018. Momentum Asian Games 2018 merupakan kesempatan memperkenalkan kepada dunia bahwa LRT Jakarta telah hadir. LRT Jakarta dioperasikan oleh PT LRT Jakarta, anak usaha yang 99.9% sahamnya dimiliki oleh PT Jakarta Propertindo (“Jakpro”). LRT Jakarta merupakan proyek penugasan dari Pemprov DKI Jakarta kepada Jakpro dengan total estimasi capex (capital expenditure) LRT Prasarana Fase 1 sebesar Rp 6,81 Triliun. Serapan dana hingga Triwulan II 2018 mencapai 46% atau Rp 3,58 Triliun. Saat ini perkembangan proyek LRT Jakarta sudah mencapai tahap lebih dari 91% untuk konstruksi sipil, 98% untuk konstruksi layang, 80% kesiapan operasi dan pelayanan, dan 94% untuk kesiapan akses dan fitur tiap stasiun.


Tentang Jakpro
PT.Jakarta Propertindo (Jakpro) adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta yang bergerak di sektor properti, infrastruktur dan utilitas dengan karya-karya iconic. Dua diantaranya adalah karya bersertifikasi internasional yang dibangun dalam rangka Asian Games 2018: Jakarta International Equestrian Park (JIEP) di Pulo Mas dan Jakarta International Velodrome (JIV) di Rawamangun, Jakarta Timur.
Bermula tahun 1960 Jakpro adalah sebuah Badan Pengelola Lingkungan (BPL) dengan tanggung jawab mengelola Kawasan Pluit. Pada September 1997 didirikan PT Pembangunan Pluit Jaya dengan limpahan aset dari eks BPL Pluit. Setelah merger dengan PT Pembangunan Pantai Utara Jakarta, pada tanggal 15 Desember 2000 nama perseroan menjadi PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Perseroan memiliki 4 anak usaha yaitu PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP), PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP), PT Jakarta Konsultindo (Jakon) dan PT Pulo Mas Jaya (PMJ). Selain anak usaha, perseroan memiliki 8 afiliasi yaitu PT Trans Jakarta, PT Jakarta Tollroad Development, PT Cinere Serpong Jaya, PT MUJ ONWJ, PT Jakarta Realty, PT KEK Marunda, PT Jakarta Marga Jaya dan PT Marga Lingkar Jakarta.

 

  Download PDF

Situs Resmi PT LRT Jakarta

Anggota Grup JAKPRO
#LRTJ #LRTJakarta

www.lrtjakarta.co.id
www.jakarta-propertindo.com



Newsletter Subscribe